Jefar Seorang Penulis Imajinasi

Contoh Naskah Skenario Drama bertema Politik

3 min read

Naskah Skenario Drama bertema Politik

Baiklah, kali ini saya akan membagikan contoh naskah skenario drama bertema politik.

Sebagai catatan, disini saya membuat cerita tentang kampung Horok. Mungkin kamu berpikir saya salah dalam menulis kata “Horor” dalam judul Kampung “Horok” ?. Enggak Salah Gaes, Saya memang benar dalam menulisnya. Kata “Horok” itu adalah sebuah kata yang sering diucapkan oleh orang-orang kota Boyolali. Untuk lebih jelasnya, arti kata dari “Horok” memiliki makna “Masa, sih?” atau “Masa, ya?” atau mungkin juga “Masa, iya?!”. Kurang lebihnya begitu lah gaes penjelasan dari kata “Horok”. Sampai disini sudah paham kan?

Untuk penulisan skenario standar, saya menggunakan font COURIER dan ukuran font 12. Dan saya ketik memakan 4 halaman A4. Jika diasumsikan 1 halaman itu berdurasi 1 menitan, maka 4 halaman itu sekitar 4 menitan durasinya.

Baiklah, tak perlu panjang lebar, mari baca naskah drama drama politik di bawah ini

Contoh Naskah Skenario Drama bertema Politik

KAMPUNG HOROK

oleh Jeffri Ardiyanto

4. EXT/INT. WARUNG KOPI (HIK)-SIANG

Cast : Junaedi, Juleha, Adul

Adul berlari kencang melewati warung kopi disusul Junaedi yang berhenti mendadak di depan warung.

Junaedi berhenti dalam keadaan ruku, bernafas berat serta menghela nafas. Lalu dia menyekat keringat di dahinya sambil berdiri tegap.

JUNAEDI

“Horok, kenceng banget larinya”

Junaedi menarik nafas lalu membuang nafas. Lalu dia menoleh ke arah warung kopi. Kemudian dia berjalan ke warung.

Warung kopi itu terdapat berbagai macam gorengan, yaitu tempe goreng, tahu goreng, pisang goreng yang berjejer rapi di atas meja kayu warung. Berderet juga beberapa sachet kopi siap saji tergantung di dinding warung yang terbuat dari anyaman bambu. Terdapat satu meja panjang dan satu kursi panjang serta satu kursi pendek.

Baca Juga  Contoh Skenario Iklan Layanan Masyarakat

Junaedi duduk lalu mengambil satu pisang goreng lalu dilahapnya dengan nikmat.

JUNAEDI

“Mpok Julehah, pesen es kopinya satu”

Julehah lalu mengambil gelas, dibersihkannya menggunakan kain lalu mengambil satu sachet kopi instan, ditaruhkan ke dalam gelas.

JULEHAH

“Bentar pak, nunggu aku ngrebus air dulu”

Junaedi mengambil lagi satu pisang goreng lalu menggigitnya. Julehah sibuk membereskan dan membersihkan mejanya.

JULEHAH

“Ngomong-ngomong, kenapa pak Jun kejar-kejaran sama mas Adul?”

JUNAEDI

(tawa)

“Hahaha, gak apa apa mpok. Becanda aja, biasa”

Julehah mengambil teko air dari kompor lalu menuangkan sedikit ke gelas kopi. Menaruh kembali teko diatas kompor, lalu mematikan kompor.

JULEHAH

“Denger-denger kampung kita bakal dibangun jalan tol ya pak?”

JUNAEDI

“Ya mpok, itu masalah besar. Kalo sampe dibangun, habislah riwayat kampung kita. Bakal banyak yang kehilangan rumah sama tanah”

Julehah mengambil beberapa es batu, dimasukan ke dalam gelas, lalu mengaduk menggunakan sendok.

JULEHAH

“Wah ya itu pak, jangan sampai dibiarin, bahaya nanti kita. Jangan sampai kita tergusur dari tanah kelahiran kita sendiri”

Julehah memberikan segelas es kopi ke Junaedi. Lalu Junaedi meneguk sedikit demi sedikt minumannya.

JUNAEDI

“Makanya mpok, tadi di balaidesa, aku juga protes keras. Apalagi belum ada musyawarah sebelumnya. Tiba-tiba pak Lurah memutuskan secara sepihak pembangunan itu”

JULEHAH

(jengkel)

“Dasar tuh Lurah gendeng, emang wong edan, herannya kok dulu banyak yang milih dia. Dia itu kan…”

Tiba-tiba!

ADUL

“Stop!”

Adul datang dengan nafas berat dan keringatnya bercucuran.

ADUL

“Pesen es tehnya satu, mpok”

Julehah sedikit emosi.

JULEHAH

“Horok, dateng-dateng motong pembicaraan orang”

Adul lalu menoleh ke arah Junaedi sambil duduk di sebelahnya.

Baca Juga  Contoh Skenario Film Pendek Petualangan

ADUL

“Maaf pak maaf”

JUNAEDI

“Ya ya ya, gak papa, gak papa. Tadi kesalahanku juga”

Julehah memberikan segelas es teh kepada Adul.

JULEHAH

“Lah iya tuh dasar Pak Lurah edan, kerasukan setan, suka seenaknya sendiri. Memutuskan keputusan kok secara sepihak, tak pake musyawarah dulu”

Junaedi mengernyitkan dahinya.

JUNAEDI

“Lah itu kan omonganku”

Julehah tersenyum merenges.

JULEHAH

“Lah gak papa to pak. Sebel aku tuh pak, heran saja aku ini. Kok bisa manusia yang satu itu kepilih jadi Pak Lurah. Udah tau gak bener, masih dipilih aja”

Adul dan Junaedi sibuk makan minum sambil mendengarkan Julehah.

JULEHAH Cont’D

“Eh ya juga ya, biasa kan kalo pas sebelum dipilih, pasti harus terlihat baik di mata orang, obral janji ini itu, jadinya warga juga milih dia. Kaya orang politik, sukanya pake cara kaya gitu. Ya gak pak Jun, mas Adul?”

Adul dan Junaedi makan gorengan sambil mengangguk-angguk.

JULEHAH Cont’D

“Tapi pas udah jadi, janji-janjinya sekedar janji. Omong kosong semua. Tak ada realisasinya. Duh kita sebagai rakyat miskin, dibodohi oleh orang-orang yang punya duit mulu ya. Bisa gak sih kalo dibalik, hehe. Yang kaya dibodohi sama yang miskin.”

Julehah mencoba berpikir sesuatu.

JULEHAH Cont’D

“Oh iya, kenyataannya ada juga orang miskin bodohin orang kaya?”

Adul dan Junaedi menghentikkan aktifitasnya. Lalu mereka serempak berkata.

ADUL & JUNAEDI

(mengernyitkan dahi)

“Apa tuh mpok?”

Julehah mengeluarkan gorengan lalu menaruh di piring yang hampir kosong karena banyak dimakan oleh Adul dan Junaedi.

JULEHAH

“Lah masa kalian gak tau?. Itu loh orang-orang yang suka minta-minta dipinggir jalan. Kadang mereka kan berpenampilan aneh-aneh. Ada yang pura-pura kakinya pincang, ada yang pura-pura buta”

Baca Juga  Contoh Naskah Drama singkat 4 Orang Tentang Tolong Menolong

Adul & Junaedi bilang, “Oooowwwhhh”

JULEHAH

“Ada juga tuh, kasus yang baru itu tiang listrik yang”

Adul dan Junaedi mendengarkan dengan seksama.

CUT TO

Demikian artikel Contoh Naskah Skenario Drama bertema Politik, semoga bermanfaat untuk kamu.

Oiya, jika kamu masih bingung, silahkan berkomentar di kolom komentar, saya siap menjawab dan membantu.

Boleh kamu copas Contoh Naskah Skenario Drama bertema Politik, asalkan kamu sertakan sumber link ini.

Dan boleh kamu pergunakan skenario film ini untuk dibuatkan film, asalkan sertakan nama saya sebagai penulis skenario film nya. Terima Kasih.

Download Skenario

Anda dapat mendownload Naskah skenario ini, link nya ada di bawah ini :

DOWNLOAD

Jefar Seorang Penulis Imajinasi
WhatsApp chat