Jefar Seorang Penulis Imajinasi

Naskah Drama Kenakalan Remaja 7 Orang

4 min read

Dalam postingan kali ini, saya akan membagikan drama kenakalan remaja 7 orang singkat, semoga bisa menjadi referensi sobat yang membutuhkan.

Baiklah, inilah…

Naskah Drama Kenakalan Remaja 7 Orang

(Pagi hari saat akan berangkat sekolah, didepan pintu, Rina sedang menunggu Rahma Kakaknya)

Rina : “Assalamu’alaikum.

Kak Riska?”

Kak Riska : “Wa’alaikum salam, Hati-hati dijalan ya?”

Rahma : “Kak Mana Uangnya!” (membentak kakak)

Kak Riska : “Cuma ini yang kakak punya dik?”

Rahma : “Kak, Cuma segini! Mana cukup?”

Rina : “Kak jangan bentak-bentak, Kak Riska kasihan!”

Rahma : “Gak usah sok jadi Ustadzah dech?aku paling gak suka diceramahin! Kamu tu masih kecil!gak usah ikut-ikutan!”

Rina : (diam tak menjawab)

Kak Riska : “Sudah-sudah, jangan rebut, malukan dilihat tetangga”

Rahma : “Ya udah, kalo begitu mana uangnya!”

Kak Riska : “Segini cukup kan?”

Rahma : “Nah gitu donk, jadi orang tua jangan pelit-pelit amat”

Rina : “Ya udah kami berangkat ya!” Kak Riska : “Hati-hati di jalan”

Rahma : “Buruan dong, lelet banget sih! Kakak sama adik nggak ada bedanya”

Rina : “Astaqfirullah hal adzim!” (mengelus dada) (sampai ditengah jalan Rahma mampir kerumah temannya)

Rina : “Lho kak mau kemana?”

Rahma : “Udah kamu duluan aja, entar kakak nyusul, kakak mau kerumah teman dulu”

Rina : “Tapi kak…”

Rahma : “Udah sana pergi, awas lho kalau kamu bilang Kak Riska”

Rina : “Baik kak, Rina pergi dulu ya?” Shifa & Shefi : “Hay Rahma, ada apa kamu tumben kesini?”

Rahma : “Lagi mau maen aja”

Shifa : “Kalo kamu mau, kamu bisa gabung Gank kami gimana?”

Rahma : “Gak salah denger nich!”

Shefi : “Kapan Sih kita bohong?”

Shifa : “Oopss…. Jangan seneng dulu, ada beberapa syarat yang harus kamu setujui?”

Rahma : “Apa Syaratnya?”

Shefi : “Kamu harus rubah nama kamu yang super Jadul itu!”

Rahma : “Cuma itu doank, terus diubah apa?”

Shifa : “Gimana nama kamu dubah menjadi Syafa?”

Rahma : “Ok. Juga namanya!terus apa lagi syaratnya?”

Shefi : “Kamu tanda-tangani kertas ini supaya mereka tau kalau kamu udah jadi anggota gank kami gimana?”

Shafa : “Capa Takut! Gue gitu! Bay the way kita nggak ke school nih?”

Shefi : “Hari gini ke School?gak banget deh!lebih asyik juga disini.” (akhirnya Rahma terpengaruh sama mereka, Rahma tidak jadi pergi kesekolah)

Baca Juga  Contoh Naskah Drama singkat 4 Orang Tentang Tolong Menolong

shifa : “Hari sudah sore nih! Kamu nggak pulang fa? Shafa : “Ngapain gue pulang, toh lebih asyik juga disini!”

Shefi : “But Kakak loe itu pasti cemas cariin loe! Sana loe pulang aja! Aku takut tar dya malah curiga gitu!”

Shafa : “Ya sudah gue pulang, but jangan lupa besok kita kumpul lagi”

Shifa : “So pasti” (sambil berbisik dengan shifa) Eh, Fa, kayaknya dia sudah terpengaruh nih!!!”

Shefi : “Kayaknya sih gitu, gimana kalau besok kita kasih narkoba! Pasti ketagihan!”

Shifa : “Boleh jug ide loe. Ya udah aku pulang dulu ya…?? Bye….???” (dan akhirnya mereka pulang. Sementara itu dirumah Kak Riska cemas menunggu kedatangan Rahma)

Kak Riska : “Dari mana Ma? Kok baru pulang inikansudah sore?”

Shafa : “Ya dari sekolah lah?”

Rina : “Tapi kakak kok baru pulang?”

Shafa : “kamu tau nggak sich? Kalau aku tu banyak tugas. Jadi pulang telat” : “Aku minta uang buat cari makan diluar!” Kak

Riska : “Tapi Kak Riska tidak punya uang Dik?”

Rini : “Kak ini saja pake’ uangku dulu, Berapa uang yang kakak Shafa Butuhin?”

Shafa : “Rp. 100.000.00 saja!”

Rina : “Ya kak (sambil pergi kekamar, mengambil uang, lalu memberikannya pada Shafa) Ini kak uangnya” (Shafa pergi dari rumah, setelah beberapa lama kemudian, Shifa fan Shefi datang)

Shafa & Shefi : “Permisi…! Syafa….. Syafa….!”

Rina : “Cari siapa ya Kak?”

Shefi : “Kamu siapa? Pembantunya ya? Syafa mana?”

Rina : “Maaf ya kak?di sini nggak ada yang namanya Syafa”

Shifa : “Syafa itu Rahma O’on. Dimana dia?”

Rina : “Ada perlu apa ya kak? Saya adiknya”

Shefi : “Oh, jadi ini adiknya Syafa, kamu itu budge apa O’on sich? Tadi kita suruh panggilin kenapa gak dipanggilin?”

Rina : “Kak Rahma gak ada dirumah, dia keluar cari makan.”

Shefi : “Nah gitu donk. Dari tadi kek, jadi kita gak terlalu lama nunggu.”

Shifa : “Ya sudah kita pamit dulu.” (Mereka pergi untuk mencari Syafa di tempat mereka bisaa nongkrong)

Shefi : “Mungkin dya sudah nungguin kita kali. Loe bawa gak obatnya?”

Baca Juga  Contoh Naskah Drama Bahasa Inggris Beserta Artinya

Shifa : “So pasti. Gimana kalo kita kasih ke dalam minumannya?”

Shefi : “Gak usah! Enaknya kita kasih langsung aja ke dya. Ntar dya pasti ketagihan and akhirnya minta kita tuk beli’in!”

Shifa : “OK jug ide loe. Dengan gitu kita bisa dengan mudah morotin dya!”

Shefi : “Ya udah kalo gitu, deal kan?”

Shifa : “Deal!” (Mereka melihat Syafa yang sudah nunggu di tempat nongkrong)

Shafa : “Hai kalian habis dari mana sich! Dari tadi aku cari kalian.”

Shifa dan Shefi : “Kita habis jalan-jalan.”

Shefi : “Oh ya aku punya sesuatu untukmu!” (sambil mengeluarkan obat tersebut, lalu memberikannya pada Syafa)

Shafa : “Apaan nich?” Shifa : “Coba aja tu enak rasanya.”

Shafa : (membukanya, lalu mencobanya). “Makasih ya, rasanya memang enak. Kalian dapet dari mana?”

Shefi : “Dari temen aku. Loe mau lagi gak? Kalo loe mau aku bisa beliin.”

Shafa : “Harganya berapa?”

Shifa : “Rp. 100.000,00. murah kan? Tu harga special khusus loe.”

Shafa : “Mahal bener! Lagian aku mana punya uang segitu”

Shefi : “Ya kalo kamu mau usaha donk!”

Shafa : “Ya ntar aku usahain. Sekarang aku pulang dulu ya. Bye!”

Shifa dan Shefi : “Ok. Bye!” (Shafa pulang, sesampai di rumah ia minta uang pada kakaknya)

Shafa : “Kak minta uang Rp. 100.000,00 buat bayar buku!”

Kak Riska : “Bukanya dulu sudah kakak kasih tuk beli buku. Apa kurang?”

Shafa : “Emangnya bukunya Cuma satu apa?”

Kak Riska : “Ya sudah sekarang kamu istirahat sana!”

Rina : “Kok kak Shafa baru pulang?Rina denger tadi kak Shafa minta sesuatu pada Kak Riska, minta apa?

Kak Riska : “Mungkin dia habis maen kerumah temennya. Oh tadi kakak kamu minta uang lagi, katanya buat beli buku”

Rina : “Dan kakak percaya itu?”

Kak Riska : “Lantas apa maksudmu rin? Jangan Su’udhon sama kakakmu sendiri. Gak baik itu? Lagian kakak kamu kan sudah kelas 3 SMP, jadi kebutuhannya lebih banyak dari kamu”.

Rina : “Ya, maafin rina telah Suudzon Kak!”

Kak Riska : “Mau kemana lagi Fa?”

Shafa : “Sejak kapan Loe peduli ma aku!”

Rina : “Ingat kak! Perbuatan kakak itu tidak baik”

Shafa : “Napa? Gak suka ya dah! Napa juga kamu harus sewot. Mana uangnya, aku mau pergi?”

Baca Juga  Naskah Drama 6 Orang tentang Stop Bullying

Kak Riska : “ini uangnya? “ (sambil memberikan uangnya pada Shafa)

Shifa & Shefi : “Excusme! Shafa….. pergi yuk!”

Shafa : “Ok. Cabut guys!” Shefi : “Ni, udah aku bawain obatnya! Sekarang mana uangnya!”

Shafa : “Sabar dong Sob (sambil mengeluarkan uangnya). Ini uangnya, Thanks ya Sob!”

Shefi : “Sama-sama, yang penting kita sama-sama happy. Ok!”

Shifa : “Betul tuch!”

Shafa : “Enak sekali rasanya” (sambil terus memasukkan Narkoba ke dalam mulutnya). Kok tiba-tiba kepalaku pusing ya!”

Shifa : “Yuk ikut kita, ntar kita obtain”

Shefi : “Masih kuat jalan kan?”

Shafa : “Ya, masih” Sampailah mereka ditempat nongkrong (mereka ngasih Shafa Narkoba sangat banyak, sampai akhirnya Shafa pingsan)

Shafa : “Apaan nih!”

Shifa : “Coba aja, rasanya enak kok!”

Shafa : (mencoba dan akhirnya pingsan)

Shefi : “La kamu kenapa?”

Shifa : “Yuk kita pergi! Ntar malah kita yang ditangkap!”

Shefi : “Gimana kalo kita bawa dya ke rumahnya!”

Shifa : “Yuk” (sambil mengangkat Shafa dan dibawanya pulang)

Kak Riska : “Ada apa ini!”

Shefi : “ Shafa pingsan! Tadi dia minum Narkoba terlalu banyak!”

Shafa : (siuman dan pingsan) “Kak, Shafa minta maaf ya? Shafa baru sadar kalo yang Shafa lakuin selama ini dosa”

Kak Riska : “Ya, kakak sudah maafkan kamu. Semua manusia tak ada yang sempurna, pasti punya salah, kak riska juga minta maaf, kalo selama ini Kak Riska tak bisa manjain kamu”

Shafa : “Makasih ya kak riska?”

Shifa & Shefi : “Kami juga minta maaf, karena kami, kamu jadi seperti ini, mungkin kalo tidak ada kami, kamu pasti tidak seperti ini”

Shafa : “Kalian gak salah kok. Mungkin ini sudah jalan takdirku” (Menghembuskan nafas terakhir)

Rina : “Kak Shafa….?!” (Sambil teriak)

Kak Riska : “Shafa……….. (sesak nafas lalu meninggal)

Rina : “Kenapa semua orang yang aku sayangi pergi dariku..!

Shefi : “Ikhlaskan ya Rin. Biar mereka tenang..!”

Shifa : “Gimana kalau kamu tinggal sama kita aja!”

Rina : “Makasih ya kak!” (Semenjak Kak Riska dan Shafa meninggal, Shifa dan Shefi mengajak Rina tinggal serumah dengannya.

Demikian artikel tentang drama kenakalan remaja 7 orang singkat, semoga bermanfaat

Jefar Seorang Penulis Imajinasi
WhatsApp chat