4 Contoh Skenario Film Dokumenter (60 Menit 12 Scene)

Dalam postingan kali ini, saya akan membagikan skenario film dokumenter semoga bisa menjadi referensi Anda yang membutuhkan.

Baiklah, inilah...

skenario film dokumenter

skenario film dokumenter





Tema FILM DOKUMENTER : EFEK BENCANA Terhadap Perkembangan Anak
  1. Subyek : Anak
  2. Lokasi : Daerah-daerah bencana dan potensi menimbulkan bencana.
  3. POV 1 : Point of View Anak terhadap lingkungannya (bencana alam yang memperngaruhi lingkungan sosial budayanya.)
  4. POV 2 : Pandangan orang luar (para ahli, media) terhadap kejadian, bencana, hal yang berhubungan dengan lokasi pengamatan (pembuatan film).
  5. Data tambahan : Klipping koran, komparasi data historis dan segment Animasi.
Rancangan tayangan :
  1. 60 menit dengan 5 segment dan 1 teaser
  2. Pembagian segment :
    • Teaser : Montage dan narasi awal tentang kejadian sebuah bencana atau sebuah ketakutan terhadap ancaman bencana.
    • Segment 1 (hubungan anak dgn keluarga dan lingkungannya) : Subyek anak sebagai pemain utama menerangkan pola hubungannya terhadap keadaan keluarga dan lingkungan sekitarnya.
    • Segment 2 (Anak melihat Lingkungannya yang berubah rusak atau mulai mengalami tekanan – intervensi dari orang luar atau kendala lingkungan yang memaksa ia/keluarganya melakukan sesuatu).
    • Segment 3 (Sisi pandang orang lain – contoh : para Investor yang melihat daerah lokasi sebagai tempat menuai uang (tempat yang cocok untuk dieksploitasi). Sisi pandang orang-orang yang melakukan kesalahan (perusakan lingkungan), karena alasan ekonomi dsb.
    • Segment 4 : Penjelasan para Ahli dan Animasi data. Bisa juga dimasukkan komparasi data historis terhadap lingkungan yang sama atau kejadian yang berbeda di waktu yang berbeda (komparasi data NEWS, data riset dsb.)
    • Segment 5 : Sang Anak menemukan sebuah jawaban atau sebuah pertanyaan terhadap kondisi lingkungannya yang semakin rusak. Eksplorasi kesedihan/dramatika subyek terhadap keadaan bencana / kerusakan lingkungan.
Rancangan Cerita per Episode :
  1. Episode Anak Petani Sayuran – Dieng- Wonosobo
Teaser : Kerusakan lingkungan dataran tinggi Dieng Wonosobo. Aspek budaya dan ekonomi. Mengerucut pada persoalan keluarga seorang petani penggarap lahan kentang yang mempunyai anak yang membantu ayah ibunya sepulang sekolah.

Segment 1 : Subyek anak adalah anak yang rajin membantu ayahnya untuk bertani dan menanam sayuran.

Segment 2 : Subyek anak melihat kesulitan orang tuanya dalam hal ekonomi. Ia melihat sang Ayah terjerat hutang kepada para pemodal/investor/tengkulak yang memberinya pinjaman uang untuk modal usaha.

Segment 3 : POV para investor yang melihat dataran tinggi dieng sebagai lahan yang bagus untuk investasi pertanian. POV pemerintah daerah yang melihat daerah tersebut sebagai daerah subur dan pertanian yang menjanjikan. POV para petani yang merasa tidak mempunyai pilihan dan terdesak kebutuhan ekonomi.

Segment 4 : Pendapat para Ahli dan pemerintah Wonosobo terhadap lingkungan yang rusak di daerahnya.

Segment 5 : Subyek Anak menemui sebuah dilema dan sebuah ketakutan akan bahaya longsor dan penggundulan daerah dataran tinggi.
  1. Episode Anak Penambang pasir – Pegunungan Sindoro – Wonosobo
Teaser : Kerusakan lingkungan dataran tinggi Sindoro. Penambangan pasir besar-besaran. Tanah pertanian yang berubah menjadi lahan terbengkalai. Eksploitasi besar-besaran yang mengakibatkan kerusakan lingkungan. Fokus menuju cerita seorang anak yang mempunyai orang tua penambang pasir.

Segment 1 : Subyek anak adalah anak yang terpaksa membantu ayahnya menjadi penambang pasir.

Segment 2 : Subyek anak melihat kesulitan orang tuanya dalam hal ekonomi. Sebagai keluarga miskin, mereka terpaksa menjadi penambang pasir untuk mendapatkan uang lebih.

Segment 3 : POV para investor yang melihat daerah Sindoro sebagai tambang pasir yang besar. POV para penambang pasir yang merasa tidak mempunyai pilihan dan terdesak kebutuhan ekonomi. POV Pemerintah Wonosobo dalam menerangkan proses penambangan pasir di wilayahnya. POV seorang warga yang terpaksa harus menjual lahannya untuk dieksploitasi pasirnya. POV seorang warga yang menolak menjual lahannya walaupun diiming-imingi uang besar oleh para investor.

Segment 4 : Pendapat para Ahli dan pemerintah Wonosobo terhadap lingkungan yang rusak di daerahnya. Data dan animasi dampak negatif perusakan lingkungan akibat penambangan pasir besar-besaran.

Segment 5 : Subyek Anak menemui sebuah dilema dan sebuah ketakutan akan bahaya kerusakan lingkungan atas penambangan pasir.
  1. Episode Sang Anak dari kaki gunung Merapi – Obyek Wisata Turgo – Plawangan.
Teaser : Bahaya bencana gunung merapi. Kondisi taman wisata Plawangan – Turgo. Daerah alam yang indah dan berada di wilayah rawan bencana. Teaser berfokus kepada seorang anak yang menjadi penjaja makanan/tour guide bagi setiap wisatawan.

Segment 1 : Subyek anak adalah anak yang yang bekerja mencari penghasilan sebagai tour guide dan penjual makanan di Obyek wisata Turgo Plawangan.

Segment 2 : Subyek anak adalah pekerja keras yang ingin membantu perekonomian orang tuanya. Ia melihat ayah ibunya kesulitan dalam ekonomi. Selain itu sang Anak melihat bahaya gunung merapi yang sewaktu-waktu bisa menghancurkan tempat tersebut.

Segment 3 : POV para pemimpin daerah (Sri Sultan) yang melihat daerah wisata tersebut adalah daerah rawan bencana. POV para penduduk Turgo yang tidak mau diungsikan

Segment 4 : Pendapat para Ahli Vulkanologi dan ahli sosial budaya yang melihat keberadaan penduduk di daerah kaki gunung merapi. Animasi longsoran lahar dan lava gunung berapi. 
Komparasi visual 3 obyek wisata di kaki merapi (Plawangan Turbi, Kali urang dan Kali Adem)
Segment 5 : Subyek Anak menemui kenyataan pahit, bahwa desa tempat tinggalnya dan kawasan wisata Plawangan Turgo telah/akan hancur.



SKENARIO FILM DOKUMENTER (PESONA WISATA AIR TERJU BLANGKOLAM)

Produksi                                 : Kelompok I
Durasi                                     : +/- 7 min
Cerita dan Skenario              : Rahmat Syah Putra / Fajar Mulia Riski
Karakteristik Pemain           : Host                          : Masrur
                                                 Pendukung Acara      : Aufa Muliana
                                                                                      Putri Syafriati
                                                                                      Al Munadia
                                                                                      Mulidawati
                                                                                      Santika Dewi
                                                                                      Farah Diana Dewi
                                                                                      Fitriana
                                                                                      Melda Alfiani
                                                 Kameramen                : Fajar Mulia Riski
                                                                                    : Rizky
                                                                                    : M. Riandika Pratama Nasution
                                                 Pengarah Acara          : Khairul Iman
                                                                                      Rahmat Syah Putra
                                                 Pengisi Suara              : Rahmat Syah Putra
                                                                                      Fajar Mulia Riski

Sinopsis
Berceritakan tentang Pesona Wisata Air Terjun Blangkolam. Aceh Utara ternyata ada daerah yang dapat dijadikan tempat wisata yang sangat indah. Aceh Utara adalah salah satu kabupaten yang menyimpan begitu banyak pesona alam yang begitu indah.

Dari tempat pesona wisata ini kami sepakat untuk menunjukkan betapa indahnya blangkolam yang begitu asri dan sejuk. Disamping itu film dokumeter ini dibuat untuk menyelesaikan tugas akhir mata kuliah Produksi Siaran Tv. Di dalam pengambilan gambar kami memperlihatkan spot-spot yang indah untuk di pandang dan dinikmati, agar para penonton dapat merasakan betapa indahnya blangkolam tersebut.

Skenario

Opening:
Memperlihatkan kawasan wisata Blangkolam + back sound + pengisi suara
Scene 01. EXT. Pintu Gerbang Blangkolam
Waktu : 13.30 – 13.50

Pemain            : Host
Host akan sedikit menjelaskan tentang air terjun blangkolam dan menjelaskan sedikit pemandangan dari atas.

Siapa yang tidak tahu Air Terjun Blangkolam? Air Terjun Blangkolam adalah salah satu kawasan wisata kabupaten Aceh Utara. Pemandangan di atas terlihat seperti ini sangat indah, tapi kalau kita turun ke bawah, kita bisa lihat air terjun yang lebih indah lagi, ayo sama-sama kita jalan kebawah.

CUT
Middle:
Back sound + keramaian pengunjung
Scene 02. EXT. Pertengahan Tangga Blangkolam
Waktu : 14.20 – 14.55

Pemain            : Host
Host akan menceritakan bahwa ia sudah berada di tangga sekitar 900-an atau hampir sampai. Dan ia akan berkata “ pemirsa kita sudah berada di tangga 960 masih ada 40 anak tangga lagi, sepertinya suara air sudah terdengan, itu tandanya kita hampir sampai. Ayo kita lanjutkan perkjalanan lagi.

CUT
Back sound + pemandangan Air Terjun Blangkolam
Scene 03. EXT. Sampai di Air Terjun Blangkolam
Waktu : 15.20 – 15.35

Pemain            : Host
Host akan berbicara, ok pemirsa saat ini kita sudah sampai di Air Terjun Blangkolam, tepat di belakang saya ada Air Terjun Blangkolam. Pemirsa bisa liat betapa indahnya Air Terjun Blangkolam tersebut. Udara di sini sangat sejuk dan begitu bersih, pemirsa juga dapat bersantai dan berliur bersama dengan keluarga di sini. Ok pemirsa saya dan teman – teman akan langsung menikmati ke indahan Air Terjun ini.

CUT
Back sound + Pengisi Suara ( akan menjelaskan sedikit tentang Wisata Air Terjun Blang Kolam)
Scene 04. EXT. Air Terjun Blangkolam, kembali pulang ke rumah + back sound
Waktu : 17.30 – 17.45
Pemain            : Host

Host akan berbicara, tidak terasa sudah beberapa jam berlalu, kita sudah menikmati betapa indahnya Air Terjun Blang Kolam. Hari pun sudah semakin gelap, itu tandanya kita akan kembali untuk naik ke atas dan kembali kerumah masing – masing. Ok pemirsa sampai jumpa lagi.

CUT
Scene Ending: menampilkan kegiatan terakhir sebelum pulang + Pengisi Suara (ending) + back sound +( menampilkan Credit Ending Film + back sound)


TEMA : WORLD CLASS CITY
FILM DOKUMENTER “SEMARANG BERMIMPI"
durasi +/- 17 menit
Cerita & Skenario;
INKA - TITIN

KARAKTERISASI PEMAIN;

A. PEMAIN UTAMA :

1. Nama : TOGU (presenter 1)

2. Nama : INKA (presenter 2)

3. Nama : TITIN (presenter 3)

4. Nama : SAMSU (presenter 4)

5. Nama : VEGA (presenter 5)

6. Nama : ICHA (presenter 6)

7. Nama : ERLANGGA (presenter 7)
8. Nama : IMANIAR (presenter 8)


B.SINOPSIS

Bercerita tentang kota Semarang yang sedang menuju WORLD CLASS CITY. World class city = kota bertaraf internasional. Semarang ternyata memiliki beberapa tempat yang bisa di pakai untuk kriteria world class city. Kota semrang adalah salah satu kota yang masih menyimpan bukti cerita sejarah.

Misalnya

-kawasan tugu muda, kawasan yang menjadi pusat kota, landmark kota semarang. Museum mandala bakti, gedung wisma perdamaian, dan lawang sewu, adalah beberapa bangunan yang mengitari tugu muda, bangunan sejarah yang masih berdiri kokoh sampai sekarang.
-Sekitar jalan pemuda/pahlawan yang tertib, nyaman, dan bebas dari sampah.
-Kawasan pasar Johar. Kawasan yang menjadi salah satu pusat kegiatan perekonomian. Kekurangan dari kawasan ini ialah, kurangnya penertiban lapak dagang, sarana parkir yang semrawut sehingga akses jalan terhambat, kondisi jalan yang rusak mengakibatkan banyak genangan air yang menyembul saat hujan sehingga terlihat kumuh, area pedestrian yang tertutup lapak dagang, kurangnya perawatan lingkungan pasar.
-Gereja Blenduk, situs sejarah yang biasanya sering di kunjungi wisatawan. Lebih sering di gunakan untuk kegiatan keagamaan, objek foto. Geraja kristen tertua di jawa tengah, berdiri sejak tahun 1753.
-Sampo Kong, masjid yang didirikan oleh laksamana ceng ho saat melakukan perdagangan di pulau jawa. Tujuan ia membangun masjid ini adalah sebagai bentuk penyebaran agama islam di jawa. Tetapi entah mengapa sekarang ini sampo Kong bukan lagi menjadi masjid, melainkan Klenteng.
-Masjid Agung Demak, masjid terbesar di Semarang. Di bangun dengan menghabiskan dana sekitar 200 milyar rupiah. Di dalam menara husna terdapat museum agama Islam yang dapat memberi pengetahuan pada kita tentang penyebaran agama islam di jawa tengah.
-kawasan simpang lima. Salah satu pusat kota, landmark kota semarang juga. Di sekitarnya terdapat Mall ciputra, Matahari plaza, masjid, hotel, sekolah, kantor, dll. Namun sayangnya terkadang wilayah ini sering banjir.

Dari tempat rekomendasi di atas tersebut nantinya kita akan membandingkan dengan keadaan kota di Singapura. Sehingga kita akan mengetahui perbandingan standart world class city di inonesia (khususnya semarang ) dengan singapura.


C.SKENARIO_______________________________

LOGO PRODUCTION ????
GO WORLD CLASS CITY “ SEMARANG BERMIMPI “


OPENING :
Memperlihatkan jalanan kota semarang.

SCENE 01. EXT. Tengah2 tugu muda
waktu : 07.30-08.10 wib
Pemain; presenter ...

presenter ... akan menjelaskan sedikit tentang tugu muda.
PRESENTER ... :
“ Siapa yang tidak tahu Tugu Muda Semarang? Tugu muda adalah salah satu landmark kota Semarang. Semua akses jalan paling tidak selalu melewati kawasan ini. Di sini dapat kita lihat_di belakang saya tampak monumen yang mirip puntung rokok, monumen ini adalah sebagai saksi pertempuran 5hari Semarang. Di sana juga ada museum mandala bakti, wisma perdamaian, dan lawang sewu.” (sambil menunjuk bangunan-bangunan yang di maksud)

CUT


SCENE 02. EXT/INT.JALANAN-PEMUDA/PAHLAWAN
waktu: 08.15 - 08.30 wib
Pemain; presenter...
Mereka semua melanjutkan perjalanan ke arah jalan pemuda/pahlawan. Mereka memarkirkan motor ke parkiran SMA NEGERI 3 SEMARANG.
Di jalanan ini mereka hanya bermain-main di pedestrian yang bersih. Sampah kering dan sampah basah di pisahkan. Salah satu pemain .............. yang baru saja makan permen pun dengan baik hati membuang bungkus permen itu ke tong sampah. Tampak beberapa orang sedang menunggu di halte BRT menunggu busway datang.

CUT


SCENE 03. EXT/INT. Pasar johar
waktu : 08.45 - 09.30 wib
Pemain : presenter .....

Presenter : “ kita sekarang berada di kawasan pasar johar semarang. Dapat kita lihat bahwa di sini tidak banyak berubah. Tempat parkir masih terlihat semrawut tidak rapi, macet, tempat pejalan kaki / pedestrian juga tampaknya kurang berfungsi dengan baik, karena ada pedangan yang secara sengaja mempergunakannya sebagai tempat berdagang. Mall matahari di sisi saya ini sepertinya bangkrut karena banyak kerugian yang di tanggung akibat penjarahan dari copet, dll.”
Kemacetan pasar johar tampak begitu menggila saat itu, di tambah cuaca yang sangat panas. Banyak jalanan yang berlubang membuat para pengendara kendaraan harus waspada saat melintas.
Presenter : “ Dan ini adalah gambaran kondisi jalan di kawasan johar. Banyak jalan yang berlubang.” Sambil melihat ke arah jalan yang lubang .“ mungkin jika pasar johar ini lebih di rawat, akan jauh lebih menarik wisatawan. Seperti halnya Malioboro YK. “ (tersenyum)

CUT


SCENE 04. EXT/INT SAMPO KONG
waktu : 14.00-14.30 wib
Pemain : presenter ....

Mereka langsung menuju ke sampokong. Setelah memarkirkan motor mereka segera ke loket untuk dapat masuk ke dalam
Di dalam terlihat beberapa bangunan dengan ciri khas seperti bangunan cina. Mereka berhenti di depan bangunan yang paling besar
Presenter : “ yak,, di sini namanya sampo kong. Menurut sejarah, Laksamana ceng ho pernah singgah di semarang dan mendirikan bangunan ini. Dia datang ke Semarang untuk melakukan perdagangan dan menyebarkan agama islam. Konon katanya dahulu di sini adalah masjid,tapi mengapa sekarang berubah fungsi menjadi klenteng?” tertawa kecil

CUT


SCENE 05. EXT / INT Greja Blenduk
waktu : 09.40 - 10.10wib
Pemain : presenter....

Presenter : “ di belakang saya ini namanya greja blenduk. Gereja yang merupakan peninggalan jaman penjajahan belanda. Ini adalah gereja kristen tertua di Semarang, dan berdiri sejak tahun 1753. Banyak wisatawan berkunjung ke sini sekedar berfoto ria. Gereja ini masih aktif di gunakan untuk kegiatan ke agamaan. Namun yang sangat di sayangkan adalah, akses jalan meuju gereja ini banyak yang rusak. Terkadang banjir ROB kalau sedang musim penghujan. Mungkin kalau akses jalan di perbaiki, gereja blenduk dan kawasan kota lama Semarang dapat menjadi saalah satu tempat pilihan wisatawan. “

CUT


SCENE 06. EXT/ INT. Masjid Agung – menara husna
waktu : 10.25- 10.50 wib
Pemain: presenter ....

Masjid ini terlihat megah dan sangat menawan. Cuaca yang begitu terik membuat perjalanan semakin seru.
Mereka tertarik untuk masuk ke dalam menara husna.
Presenter... : “ ini namanya menara husna. Mau tau isinya? Ayok masuuk..!”
Salah seorang tampak membeli tiket masuk yang hanya seharga 5000 untuk dapat sampai ke puncak menara, lalu mereka segera memasuki lift untuk dapat naik ke atas menara.
Di atas menara..
Presenter....: “ nah sampai juga kita di atas menara husna. Hmmm.. anginnya sangat kencang ya? Menara ini memiliki ketinggian 19 lantai. Fantastiiss. Di sini kita dapat melihat seluruh wilayah kota Semarang menggunakan teropong itu tuh.” Mendekati teropong. “ ayoo kita lihat di mana totem?”

CUT


SCENE 07. EXT / INT. Masjid Agung- dalam museum
waktu : 10.50-11.20 wib

Di museum mereka hanya melihat-lihat sambil sesekali membaca keterangan yang tertera pada benda-benda yang ada di situ.

CUT


SCENE O8. EXT / INT. Masjid agung – teras masjid
waktu : 11.25 - 12.00 wib
Pemain: presenter ....

Sampai di teras masjid
presenter ... : “ di belakang saya ini adalah bangunan utama masjid agung. Masjid ini adalah masjid terbesar di Semarang. Pembangunan masjid menghabiskan dana sekitar 200 milyar rupiah. Banyak serangkaian kegiatan keagamaan islam berlangsung di sini. Slah satunya ialah pengajian rutin yang selalu di adakan oleh aktifis masjid. Bagi anda yang ingin berwisata rohani, silakan saja datang kemari.” Tersenyum mengajak.

CUT


SCENE 09. EXT/ INT. Simpang lima semarang
waktu: 12.25 - 13.00 wib
pemain : presenter ...

Mereka tertarik untuk berada di tengah-tengah lapangan, walaupun saat itu cuaca sedang panas-panasnya.
Di tengah lapangan..
Presenter ... : “ panas sekali di sini pemirsa.” Mengeluh sambil kipas-kipas
Presenter.... : “ kalian pernah ke simpang lima? Kalau nggak pernah ayoo kapan-kapan kita ngawul di sini. hahaha.” Tertawa
All crue
“ hahahaa ngawul muluk. Ujian woy!”
Presenter... : “ stau saya,, di sini sering di pakai kegiatan konser akbar. Selain konser, lapangan ini juga di pakai untuk upacara memperingati HUT kemerdekaan RI. Lapangan ini kadang di sebut lapangan pancasila.”
Mereka tampak asik memperhatikan sekitarnya.
Presenter.... : “ di sana ada mall ciputra, matahari plaza, hotel, masjid, sekolah,,, baanyak deh pokoknya. Tapi sayang,, kadang di sini suka banjir kalo ujan deres.”

CUT


SCENE 10. Simpang lima – di jalanan
waktu : 13.00-13.30 wib
Pemain : presenter...
Presenter... : “ kayaknya cukup di sini aja ya jalan-jalan semarangannya. Kita move ke singapura. Cekidot !” sambil berjalan bersama-sama.

CUT


SCENE 11. SINGAPURA
Pemain : presenter 8

...............................................................................................................................???????

SCENE 12. Simpang lima- tengah lapangan
waktu: 13.00-13.30
Pemain : all presenter


Presenter.... : “ gimana ? udah ngerti kan bedanya antara Semarang dan Singapura? ........




SCENE ENDING :
Hanya menampilkan bebarapa slide kegiatan mereka saat melakukan pengambilan gambar / behind the scene. Menampilkan pula foto-foto narsis ataupun saat tidak sadar kamera. Sekaligus pengenalan tokoh.

Demikian artikel tentang skenario film dokumenter semoga bermanfaat

Belum ada Komentar untuk "4 Contoh Skenario Film Dokumenter (60 Menit 12 Scene)"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel