Sejarah Pantai Sanur di Bali

Pantai yang menenangkan. Itulah Pantai Sanur yang terkenal akan pesona sunrise atau matahari terbitnya. Sesungguhnya, bagaimana asal mula ataupun sejarah hingga pantai ini demikian terkenal?

Baiklah, saya akan mulai dengan sejarah jadul.
kata "Sanur" dijumpai  dalam Prasasti Belanjong berangka tahun 835 Caka (903 Masehi). Nama desa Sanur ditulis saat Sri Kesari Warmadewa mengadakan penyerangan terhadap wilayah Alas Pategaling Magalak (Sanur) di bawah kekuasaan Ugrasena Raja Bali.

Kata Sanur berasal dari kata Saha dan Nuhur, yg berarti memohon datang kepada suatu tempat. Sedangkan menurut para sesepuh, kata Sanur terdiri dari urat kata Sa artinya Satu (Tunggal) dan Nur artinya Sinar (Teja/Cahaya) yang artinya satu sinar mistik yg jatuh di suatu tempat dan tempat jatuhnya sinar mistik itulah menjadi nama Sanur sekarang. Sanur dulu dikuasai kaum Brahmana keturunan Danghyang Dwijendra. Para pendeta ini lantas menyaksikan Alas Pategaling Magalak seakan bersinar sehingga disebut Sanur. Kawasan ini kemudian dijadikan tempat tinggal orang suci dan banyak pula yang menguasai ilmu leak. 


Pada masa kolonial Belanda, Pantai Sanur terkenal sebagai lokasi pendaratan bala tentara Belanda ketika akan menyerang Kerajaan Badung yang dianggap membangkang pada pemerintah kolonial. Perang yang terjadi pada tanggal 18 November 1906 itu kemudian dikenal sebagai Puputan Badung, yaitu semangat perang sampai mati yang dipraktekkan oleh Raja Badung dan pengikut-pengikutnya.

Pantai Sanur mulai terkenal ke kancah internasional sebagai pantai tetirah yang punya pesona dan romantis sejak tahun 1932-an. Adalah A. J. Le Mayeur, seorang pelukis dari Belgia yang memperkenalkan. Le Mayeur memutuskan untuk menetap di Sanur untuk melukis. Le Mayeur kemudian menikah dengan gadis Bali bernama Ni Nyoman Pollok, seorang penari Legong yang terkenal dan merupakan salah satu model lukisannya. Melalui lukisan Le Mayeur, Pantai Sanur mulai dikenal oleh dunia internasional. Saat ini, sanggar lukis tersebut telah menjadi Museum Le Mayeur dan dapat dikunjungi oleh publik.

Lebih jauh tentang museum Le Mayeur, lihat Link ini


GRAND BALI BEACH DAN BUNG KARNO

Bung Karno turut mewarnai sejarah Pantai Sanur lewat Hotel Bali Beach (namanya sekarang Inna Grand Bali Beach). Hotel ini dibangun tahun 1962 dan diresmikan November 1966. Inilah hotel bertaraf internasional pertama di Bali dan satu-satunya hotel dengan sembilan lantai di Bali (tingginya lebih dari 15 meter). 
Hotel tertinggi di Bali ini dibangun sebelum adanya ketentuan bahwa bangunan di Bali maksimal tingginya 15 meter. Ini sesuai dengan Surat Keputusan Gubernur Kdh. Tk. I Bali tanggal 22 November 1971 Nomor 13/Perbang. 1614/II/a/1971. Isinya antara lain bahwa bangunan di Daerah Bali tingginya maksimal setinggi pohon kelapa atau 15 meter.

Hotel Bali Beach dibangun atas biaya dari rampasan perang Jepang. Hotel tersebut pernah terbakar pada tanggal 20 Januari 1993. Pada saat hotel tersebut terbakar terjadi keanehan yaitu kamar nomor 327, satu-satunya kamar yang tidak terbakar sama sekali.

Pembangunan hotel Bali Beach Hotel yang sekarang berganti nama jadi Inna Grand Bali Beach tak lepas dari sosok Presiden pertama Sukarno. Saat pembangunan hotel, Bung Karno membuat sebuah kamar khusus yakni kamar 327. Setelah munculnya peristiwa 30 September 1965 yang membuat Bung Karno jatuh, hotel ini masih dalam taraf pengerjaan.

Selama hidupnya, Bung Karno belum pernah sekalipun menempati kamar 327 tersebut. Manajemen hotel kemudian tetap menjualnya kepada tamu. Setelah kebakaran hotel tahun 1993, semuanya berubah. Kamar 327 milik Bung Karno sama sekali tidak tersentuh api. Pihak hotel kemudian mengundang hampir semua paranormal yang ada di Bali dan sebagian datang dari pulau Jawa. Maksudnya untuk mencari tahu kekuatan supranatural apa yang ada di kamar 327.

Akhirnya didapat kesimpulan, jika kamar yang awalnya memang sengaja dibangun Bung Karno untuk Sang Ratu Pantai Selatan menyimpan banyak kekuatan mistis. Salah satu contohnya, kamar tidak terjamah api saat berlangsung kebakaran hebat.



Belum ada Komentar untuk "Sejarah Pantai Sanur di Bali"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel